Posts Tagged ‘Networking’

Banyak virus di Server

5 April 2008

hah… ada-ada saja kerjaan virus, ceritanya gini gi server gue ada database driver yang di sediakan untuk backup file ealah baru seminggu dah langsung kolaps… untung ada Dr.Web..

virus-alman-di-server

cape deh….

solusinya… ternyata tinggal mode file diganti ke 755 dengan kepemilikan root aja biar selamet..

Matikan Server Signaturemu!!

18 Januari 2008

ini saya ada cerita,… sekedar bagi2 pengalaman saja sih..
andaikata kita udah menginstall dengan sukses Apache dan modulnya (SSL+PHP,dll) lcoba deh lihat ke localhostmu.. maka di bawah sendiri akan muncul tulisan seperti ini:

Apache/2.2.6 (Debian) mod_jk/1.2.25 PHP/5.2.4-2 with Suhosin-Patch mod_ssl/2.2.6 OpenSSL/0.9.8g Server at xxxxvlsm.org Port 80

lha itu sebenernya bisa di hilangkan lho…
caranya mudah sekali silakan buka konfigurasi file apache anda di

/etc/apache2/sites-available/default

kemudian tambahkan

ServerSignature Off

simpan dan restart servis apache nya, maka InsyaAllah hasilnya akan seperti punya saya ini

sedangkan ini konfigurasinya

NameVirtualHost *

 ServerAdmin webmaster@localhost

 DocumentRoot /var/www/

 	Options FollowSymLinks

 	AllowOverride None

 	Options Indexes FollowSymLinks MultiViews

 	AllowOverride None

 	Order allow,deny

 allow from all

 	# This directive allows us to have apache2's default start page

                # in /apache2-default/, but still have / go to the right place

                #RedirectMatch ^/$ /apache2-default/

 ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/

 	AllowOverride None

 	Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch

 	Order allow,deny

 Allow from all

 ErrorLog /var/log/apache2/error.log

 # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,

 # alert, emerg.

 LogLevel warn

 CustomLog /var/log/apache2/access.log combined

 Alias /doc/ "/usr/share/doc/"

 Options Indexes MultiViews FollowSymLinks

        AllowOverride None

        Order deny,allow

        Deny from all

        Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128

    ServerSignature Off

Gampang Kan!!

wget di bawah proxy

25 Nopember 2007

Saya sering lupa yang ini, yaitu lupa setting wget saat di kampus. karena kampus saya menggunkan proxy mana saya sering lupa tuk setting wget…. caranya buka file /etc/wgetrc temukan kata-kata yang berbau proxy…. seperti ini

# You can set the default proxies for Wget to use for http and ftp.
# They will override the value in the environment.
http_proxy = http://10.10.1.3:3128/
ftp_proxy = http://10.10.1.3:3128/

# If you do not want to use proxy at all, set this to off.
use_proxy = on

karena saya suka menggunakan mc dan pico perintah pengeditanya seperti ini

$ pico /etc/wgetrc

kalo sudah simpan dan siap di uji coba boz…..

referensi:

http://milisdad.blogspot.com/2007_09_01_archive.html

Membuat DNS Server Lokal

28 September 2007

Summary

Domain Name Service (DNS) is an Internet service that maps IP addresses and fully qualified domain names (FQDN) to one another. In this way, DNS alleviates the need to remember IP addresses. Computers that run DNS are calledname servers. Ubuntu ships with BIND (Berkley Internet Naming Daemon), the most common program used for maintaining a name server on Linux.

 

Server

 

Primary Server

The primary server who user in immkota.org domain is 192.168.1.1, Based on Debian Server. The SOA for this domain is ns1.immkota.org

 

Secondary Server

The Secondary Server who user in immkota.org domain is 192.168.1.11, Based on Ubuntu Server

 

Domain

 

Primary Domain Controller

SOA (start of authority) dari domain immkota.org adalah 192.168.1.1

 

Secondary Server

Controlled by 192.168.1.11 (Ubuntu 7.04 Server)

 

Domains

we used immkota.org, and this domain have much sub domain such us

www.immkota.org

blog.immkota.org

forum.immkota.org

elearning.immkota.org

nino.immkota.org

udienz.immkota.org

loetphi.immkota.org

ubuntu.immkota.org

debian.immkota.org

Baca entri selengkapnya »

DHCP Config di Linux

29 Juli 2007

Manajemen IP address itu penting banget buat seorang admin jaringan. Dengan manajemen IP, seorang administrator dapat membatasi jumlah client yg terkoneksi dgn jaringannya.

DHCP server membagikan IP pada client2 yg ada dlm networknya sesuai rentang yg dikonfigurasikan. Untuk client yg harus menggunakan IP tertentu juga dapat di set di konfigurasinya.

Sekedar tips, kalo ga mau susah2 untuk membatasi IP client anda, pada subnetmask nya isikan dengan angka yg anda inginkan selanjutnya

NFS Server

17 Juni 2007

Instalasi Server NFS

sudo apt-get install nfs-kernel-server nfs-common portmap

Konfigurasi ulang portmasp agar bind tidak mengakses kartu jaringan loopback:

sudo dpkg-reconfigure portmap
sudo /etc/init.d/portmap restart

Definisikan setiap folder untuk di sharing (ekspor):

Baca entri selengkapnya »

PANDUAN INSTALL WORDPRESS DENGAN XAMPP DI WINDOWS XP

22 Mei 2007

Oleh: Udienz*

INTRO

Tak diragukan wordpress merupakan website blog yang sangat maju perkembanganya hal ini bisa dilihat dari banyaknya para blogger di seluruh dunia yang menggunakan wordpress sebagai mesin blog mereka. Di Indonesia sendiri perkembangan wordpress sangat cepat hal ini juga di dukung oleh dukungan wordpress dengan antarmuka bahasa Indonesia. Website Indonesia terkemuka banyak yang menggunakan wordpress antara lain Ilmukomputer, Blog Ubuntu Indonesia, dan lainya.

Baca entri selengkapnya »

Tutorial Samba

14 Mei 2007

Menyandingkan Linux ke Windows dengan Samba

By: mahyuddin*

Menghubungkan jaringan komputer dengan sistem berbeda tidaklah sulit hal ini karena sudah adanya layanan-layanan yang sudah disediakan oleh sistem operasi yang bersangkutan. Seperti pada Linux untuk berhubungan dengan sistem lain maka Linux membutuhkan suatu service yang disebut dengan Samba, dimana samba ini digunakan Linux untuk menjadi client maupun server di jaringan yang ada sistem operasi windowsnya.

Baca entri selengkapnya »

Contoh pengaturan DHCP Server

20 Januari 2007

bingung ma konfigurasinya DHCP server???? ni ada file contohnya

–start–

# Sample /etc/dhcpd.conf
# (add your comments here)
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.10.255;
option routers 192.168.10.254;
option domain-name-servers 192.168.10.1;
option domain-name “ardienz.com”;
subnet 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.10.10 192.168.10.100;
range 192.168.10.150 192.168.10.200;
}
–end–

simple kan