Posts Tagged ‘puisi’

Amburadul

27 Mei 2008

[mode romatis ON]
Masih ingatkah kau akan janji Ku padamu

Masih ingatkah kau akan komitmen Ku padamu

Masih ingatkah kau akan kasih sayang Ku padamu

Masih ingatkah kau akan rasa cinta Ku padamu

masihkah ada kata sayangmu pada Ku?

masihkah ada rasa rindumu pada Ku?

masihkah ada rasa setiamu pada Ku?

masihkah adakah rasa cintamu pada Ku?

Sayang..

entah dengan apalagi aku ungkapkan rasa di dada ku ini

entah dengan apalagi aku ungkapkan cintaku ini padamu

entah dengan apalagi aku ungkapkan setiaku padamu

Hanya rasa rinduku ini

hanya rasa sayangku ini

hanya rasa cintaku ini

yang akan ku pelihara hingga ujung waktu

Midnight 26-05-2006
[mode romatis OFF]

Seseorang: din… kowe kuwi nulis opo to dien…?

dien: ki hasile wangsit ndek bengi mas.

Seseorang: lha terus? emang kowe romatis to? duwe pacar?

dien: menggok mas, menggo nabrak. lha uwong koyo aku kie opo enek seng nyenengi toh? nek enek yo aku lak wes dadi bintangno… yo to?

Seseorang: Sontoloyo! gombal mukiyem!

dien: pancen… lagi ngerti toh! mbak mukiyem gombale entek mas, di gowo mas mukijo

terimakasih bagi semua orang yang telah mengkritikku, menghinaku, menghianatiku, mencampakkanku. semua itu akan aku kristalisasi dan kusimpan baik dalam pikiranku, hingga aku mendapatkan pelajaran darimu. Karena dengan sikarmu itulah saya bisa belajar untuk menjadi yang lebih baik. Merdeka!! ***halah

walah-walah

1 Desember 2007

walah-walah, kamu kok masih saja di pikiranku, setiap saat lagi
ya apa ga ada tempat lain??
lha wong aku pengen cari cewek lain,
kok wajahmu selalu aja di pikiranku??
wes apa gini aja, sebulan aja tolong deh tinggalin wajahmu di otakku
ya kalo ga bisa seminggu gimana??
ya udah sehari aja??
hah, sejam??
semenit wes!!!
ya udah kalo gitu emang kamu lebih seneng disitu
ya mau gimana lagi

karena cinta

24 Oktober 2007

ketika cinta hanya untuk mencari kesenangan bukan kesetiaan
karena cinta bukan “kamu kok begini sih” tapi “aku terima kamu apa adanya”
karena cinta bukan “ini salah kamu” tapi “maaf ini salahku”
karena cinta bukan “cintaku hanya untukmu” tapi “cintaku padamu karena_Nya”
karena cinta bukan “aku suka kamu” tapi “kenapa aku bisa menyayangimu??”
karena cinta bukan “temani aku setiap saat” tapi “terbanglah dirimu sejauh mungkin”
karena cinta bukan “kamu kurang begini dan begitu” tapi “ini lah aku”namun cinta hanya untuk menharap keridhoan_Nyawaduh dah habis kata-kata romatis ku…..
waduh aku kok jadi romantis sih….????

tau nggak??

24 Oktober 2007

tau nggak kenapa Tuhan menciptakan ruang di antara sela2 jari kamu???

karena yakinlah Tuhan akan mengirim seseorang yang akan memenuhi ruangan itu dengan menggengam tangan kamu selamanya

thanx to ariefa who send this word to me

Ya tuhanku

3 April 2007

ya tuhanku
ketika aku meminta kekuatan
engkau memberiku kelemahan
hingga aku tau nikmatnya mempunyai kelemahan

ya tuhanku
ketika aku meminta kecerdasan
engkau memberiku kelupaan
hingga aku tau untuk senantiasa belajar

ya tuhanku
ketika aku meminta harta
engkau memberiku hutang
hingga aku dapat belajar memanajemen uang

ya tuhanku
ketika aku meminta kesehatan
engkau memberiku penyakit
hingga aku dapat belajar untuk tidak sakit

ya tuhanku
kenapa engkau tidak mengabulkan doaku
justru engkau memberiku lebih
semua doaku tidak semuanya engkau kabulkan
tapi..engkau mengajariku kenapa doaku terkabul

dan ketika

26 Maret 2007

Ketika aku mencari kesempurnaan
engkau mengenalkanku dengan kekurangan

ketika aku mencari persahabatan
engkau mengenalkanku kesetiaan

ketika aku mencari kecantikan
engkau mengenalkanku kehidupan

ketika aku mencari perhatiannya
engkau mengenalkanku kasih sayang

ketika aku mencari makna cinta
engkau mengenalkanku dengannya….

dengan dia,
yang mempunyai kekurangan
yang berawal dari persahabatan
yang memotifasi hidupku
yang kasih sayangku untuknya

8 kado Terindah

25 Februari 2007

8 Kado Terindah
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa
menghadiahkannya setiap saat,
dan tak perlu membeli!
Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah
terindah dan tak ternilai
bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. Kehadiran
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang
tak ternilai harganya

Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat,
telepon, foto, faks,
e-mail atau chatting.
Namun dengan berada di sampingnya. Anda dan ia dapat
berbagi perasaan,
perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan
intensif. Dengan demikian,
kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran
Anda sebagai pembawa
kebahagiaan.

2. Mendengarkan
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab
kebanyakan orang lebih
suka didengarkan, daripada mendengarkan.
Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan
antar-manusia amat
ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan.
Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan
perhatian pada segala
ucapannya, secara taklangsung kita juga telah
menumbuhkan kesabaran dan
kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik,
pastikan Anda dalam
keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa
yang disampaikannya.
Tatap wajahnya. Tak perlu menyela, mengkritik, apalagi
menghakimi.
Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda untuk
memberi tanggapan yang
tepat setelah itu. Tidakharus berupa diskusi atau
penilaian. Sekadar ucapan
terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

3. Diam
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan.
Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau
membingungkan orang. Tapi
lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan
kecintaan kita pada
seseorang karena memberinya “ruang.”
Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar
menasihati,mengatur ,
mengkritik bahkan mengomeli.

4. Kebebasan
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak
penuh untuk memiliki atau
mengatur kehidupan orang bersangkutan.
Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita
selalu mengekangnya?
Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta.
Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu.”
Lebih dalam dari itu,
memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh
untuk bertanggung
jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. Keindahan
Siapa yang tak bahagia jika orang yang disayangi
tiba-tiba tampil lebih
ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga
merupakan kado. Bahkan
tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari!
Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa
menghadiahkan keindahan
suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang
keluarga atau meja
makan yang tertata indah, misalnya.

6. Tanggapan Positif
Tanpa sadar, sering kali kita memberikan penilaian
negatif terhadap pikiran,
sikap atau tindakan orang yang kita sayangi.
Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan
kebenaran mutlak hanya
pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif.
Nyatakan dengan jelas
dan tulus.
Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir
Anda mengucapkan terima
kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda.
Ingat-ingat pula,
pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima
kasih dan pujian (dan
juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering
terlupakan.

7. Kesediaan Mengalah
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran.
Apalagi sampai menjadi
cekcok yang hebat.
Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan
cinta dikorbankan
jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila
Anda memikirkan hal ini,
berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan
mengalah.”
Anda mungkin kesal atau marah karena ia terlambat
datang memenuhi janji.
Tapi kalau baru sekali itu terjadi, kenapa mesti jadi
pemicu pertengkaran
yang berlarut-larut?
Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit
hati dan mengajak kita
menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di
dunia ini

8. Senyuman
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa.

Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa
menjadi pencair
hubungan yang beku, pemberi semangat dalam
keputusasaan, pencerah suasana
muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah.
Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri
dengan dunia sekeliling
kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman
manis pada orang yang
Anda kasihi?

dari berbagai sumber

Jika kamu memancing ikan..

21 Januari 2007

Jika kamu memancing ikan…. Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu…. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja…. Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang… Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya…. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja…. Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu….

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh…. cukuplah sekadar keperluanmu…. Apabila sekali ia retak…. tentu sukar untuk kamu menambalnya semula…. Akhirnya ia dibuang…. Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi….

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya…. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa…. Anggaplah dia manusia biasa, Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya…. akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya….

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi… yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan….. yang pasti membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu, Mengasihimu, Mengapa kamu berlengah, terus mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan? Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain. Kamu juga yang akan menyesal.